Cetak packaging kertas

Cetak Kemasan Pada Media Kertas


Kemasan sangat menentukan kesuksesan penjualan suatu produk, itulah mengapa cetak kemasan juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Salah satu media percetakan kemasan yang sering dipakai dan populer adalah berupa kertas.

Fungsi Kemasan

Sebelum membahas tentang cetak kemasan, maka perlu kita ketahui terlebih dahulu mengenai fungsi kemasan itu. Hal paling dasar fungsi kemasan ialah untuk menjadi wadah serta memberi perlindungan produk dari kerusakan yang mungkin terjadi, sehingga produk dapat lebih mudah dikirim, diangkut, dipindah-pindahkan, untuk dipasarkan, juga disimpan.

Aneka Jenis Kertas Untuk Media Cetak Kemasan

Terdapat berbagai jenis bahan kertas yang biasanya dipakai untuk membuat kemasan, berikut diantaranya. Ada uncoated paper yakni sejenis kertas dengan tekstur kertas yang kasar dan bisa menyerap lebih banyak cairan seperti tinta. Namun jenis kertas seperti ini jarang dipergunakan untuk menjadi bahan dus, meski sangat bagus dan mudah untuk menjadi media cetak. Kertas seperti ini antara lain adalah kertas Koran, atau kertas buram, atau kertas HVS, atau kertas kantong teh, dan lain sebagainya. Kemudian ada jenis kertas coated paper yakni suatu jenis kertas yang dilapisi atau dikombinasikan dengan bahan materi non kertas lainnya, sehingga dapat memiliki tekstur yang lebih kuat dan menjadi tidak mudah sobek, lebih tidak mudah hancur dan lebih tahan air atau cairan lainnya, sehingga dapat melindungi produk dengan lebih baik. Kertas jenis coated paper ini teksturnya lebih halus, dan lebih mengkilat, dan tersedia dalam aneka motif tidak hanya polos saja. Sifat kertas coated paper yang cenderung tahan suhu panas maupun suhu dingin, lebih tahan cuaca, yang berbeda sifatnya dengan kertas uncoated paper yang cenderung lebih mudah hancur dan lebih rapuh, mudah rusak, maka kertas coated paper seperti kertas jenis art carton, ataupun kertas tebal yang sering dipergunakan untuk mencetak foto, baik yang doff maupun yang shiny, atau kertas ivory, atau kertas duplex ini sangat cocok untuk dijadikan media untuk membuat brosur, juga poster serta dus kemasan dan juga sebagai media alat promosi lainnya. Selain itu ada juga jenis kertas non absorption paper, yakni suatu jenis kertas yang terbuat dari bahan yang tidak berdaya serap tinggi, sehingga memerlukan tambahan materi bahan lain jika ingin dilakukan pencetakan pada jenis kertas ini. dalam mencetak jenis ini. Adapun macamnya adalah seperti kertas Vinyl, atau aluminium foil, atau art synthetic paper, atau yupo, atau gold foil, dan lain sebagainya. Jenis tinta yang akan dipergunakan juga haruslah yang khusus, yakni jenis tinta yang lebih cepat mengering, karena media cetaknya yang sulit untuk dapat menyerap cairan.

Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai seluk beluk cetak kemasan pada media kertas.

percetakan di Jakarta

Cara Memulai Usaha Percetakan Digital di Jakarta


Percetakan saat ini telah banyak dilirik oleh orang-orang sebagai peluang bisnis yang besar dan menjanjikan. Memulai sebuah usaha memang tidak mudah, namun Anda dapat memulai usaha dengan sangat menggembirakan. Berikut adalah beberapa cara dan hal yang harus diperhatikan apabila Anda ingin memulai usaha percetakan digital, terutama percetakan di Jakarta :

  1. Tanamkan dalam diri bahwa peluang usaha percetakan sangat banyak

Anda harus selalu berbesar hati untuk menyakini bahwa usaha yang Anda pilih adalah usaha yang tepat dan memiliki banyak peluang. Setelah Anda yakin, Anda juga harus fokus dengan peluang yang telah Anda pilih sebagai usaha. Anda perlu mengingat bahwa banyak sekali peluang-peluang dalam hal percetakan diantaranya yaitu. Percetakan undangan, formulir, buku, skripsi, tesis, poster, mug dan lain-lain.

  1. Pahamilah seluk beluk bisnis percetakan

Jika Anda telah yakin untuk memulai bisnis, Anda juga harus paham mengenai bisnis yang akan Anda tekuni.  Anda harus belajar mengenai seluk beluk percetakan, jika Anda belum memiliki pengalaman bekerja di percetakan terutama percetakan di Jakarta, Anda dapat magang atau bertanya-tanya kepada orang yang telah menggeluti bisnis percetakan. Atau Anda juga dapat belajar melalui internet.  Hal yang harus Anda pahami dan kuasai diantaranya adalah tentang penerimaan order, kalkulasi, proses pengerjaan, finishing, dan lain-lain.

  1. Tentukan  bisnis berkonsep online dan offline

Apabila Anda memilih untuk berbisnis secara offline, jangan mengabaikan konsep online. Sebenarnya kedua konsep ini sama-sama diperlukan. Dengan memilih bisnis secara online Anda dapat berpromosi melalui media-media sosial yang ada di internet, hal ini akan mempermudah Anda jika Anda memiliki percetakan di Jakarta maupun tempat lain.

  1. Melakukan pelayanan yang baik dan cerdas

Apabila Anda telah mulai menjalani bisnis, Anda harus selalu ingat bahwa pelayanan yang baik kepada karyawan atau pelanggan akan sangat bermanfaat. Karyawan yang selalu diperhatikan akan membuat semakin semangat dalam bekerja. Begitu pula dengan para pelanggan, apabila Anda melayani pelanggan dengan baik dan ramah, maka pelanggan akan selalu merasa nyaman untuk menggunakan jasa percetakan Anda. Bahkan pelanggan akan selalu merekomendasikan teman-temannya untuk menggunakan jasa percetakan milik Anda.

Demikianlah cara dan hal-hal yang harus diperhatikan apabila Anda ingin memulai usaha percetakan digital, semoga dapat bermanfaat.